PANTUN : RINDU RAMADHAN II






Oleh : Oesman Ratmadja

Jalan tol sepanjang Jakarta Padalarang
Meski jauh dan berliku  mudah ditempuh
Jika berpuasa nafsu dibiarkan  menerjang
Pertanda  iman di bulan Ramadhan tetap rapuh 

Bila ingin tahu tentang kisah masa silam
Jangan biarkan semangat membaca padam
Jika semangat puasa tak cepat remuk redam
Saat berbuka, jangan seperti ingin balas dendam                

Saat cari nafkah harus merantau ke negeri orang
Seringlah berkirim khabar ke sanak keluarga
Jika  berpuasa bisa bebaskan diri dari sifat garang
Tak hanya khusus ibadah, iman pun tetap terjaga

Badan sehat, tubuh kuat, kok jadi peminta-minta
Bukankah banyak jalan untuk sampai ke Roma
Jika diseru berpuasa tak bersedia untuk turut serta
Alangkah sedih dan kecewanya hati papa dan mama

Jangan kaget dengar berita meledaknya tabung gas
Toh gunung Krakatau nun jauh disana tak tergerus
Jika di bulan ramadhan iman dan takwa merengas
Jangan menuding orangtua tak mampu mengurus 


















































<script>
  (function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){
  (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
  m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
  })(window,document,'script','//www.google-analytics.com/analytics.js','ga');

  ga('create', 'UA-42090194-1', 'sirajapantun.com');
  ga('send', 'pageview');

</script>






0 Response to "PANTUN : RINDU RAMADHAN II"