KETIKA UMPAMA TIDAK SUKA JIKALAU

Berulang karang kali Umpama menga takan agar Jikalau tidak memanipulasi harga barang yang dibelinya untuk peru
sahaan. Awalnya, Jikalau yang ditem patkan di bagian pengadaan barang tak hanya mendengar. Tapi selalu melaksanakan apa yang dikatakan Umpama, dan Jikalau selalu ikut merasakan kebanggaan yang tertanam di jiwa Umpama, yang lebih senang berprilaku jujur meski dampaknya hanya memiliki kekayaan hati sedangkan kekayaan materi hanya datang dan dimiliki dalam mimpi

Meski begitu, Jikalau merasakan keasyik kan yang terlebih dahulu dinikmati Umpa ma, yang hasrat berprilaku jujurnya tak pernah pudar, meski peluang untuk tidak jujur sangat terbuka karena Umpama berkedudukan sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang. Nikmat yang ikut dirasakan Jikalau serasa indah, karena dengan jujur, selalu tenang, damai, tentram, selalu bisa tidur pulas dan tak pernah diutak atik oleh sanksi dari perusahaan maupun sanksi dari luar perusahaan, sanksi hukum

Tapi setelah enam bulan menikah dengan Misalkania yang cantiknya aduhai, Jikalau mulai berpikir bagaimana caranya agar bisa mendapat uang tambahan, lantaran Misalkania selalu merajuk untuk dibelikan ini dan itu, juga kerap kali menuntut untuk konkritkan rencana berbulan madu ke luar negeri.

Brengsek banget, kan, keinginan isterinya Jikalau?
Dan kebrengsekannya makin menjadi, karena setelah rengekannya yang berulangkali diungkapkan tidak juga digubris oleh Jikalau, sang isteri meningkatkan upayanya agar keinginannya dipenuhi, dengan ancaman, akan melakukan embargo sepenuh hati dan untuk itu Misalkania mengungkapkan tidak akan melayani keinginan Jikalau yang paling hot, jika ingin ini dan ingin itunya tak juga dipenuhi

Mau gak mau Jikalau mulai berpikir agar bisa mendapat uang tambahan. Uang diluar gaji dan tunjangan, agar sang isteri tidak melakukan embargo terhadap dirinya, yang sebagai pengantin anyar tengah menggebu gebu dalam meng-upload Misalkania, yang goyangan ajrut ajrutnya layak dikategorikan sangat mempesona dan membuat Jikalau selalu terpikat untuk nambah dan lagi lagi nambah. Padahal, saat makan pagi, siang atau malam, Jikalau tak pernah nambah

Pikiran yang dikelola dengan susah pauah oleh Jikalau, pada akhirnya berbuah juga. Setelah diaktualisasikan secepatnya, Jikalau akhirnya menemukan rekanan yang malah berkenan diajak kongkalikong oleh Jikalau,yang mengajukan syarat siap berbelanja di satu tempat,jika mendapat diskon dari penjual, namun di kwitansi tetap dicatat dengan harga normal dan sejumlah diskon yang diberikan tidak dicatat, karena dikhusukan untuk Jikalau dan dianggap sebagai komisi pengikat, sehingga Jikalau yang bertugas membeli aneka barang tak boleh membeli order pembelian barang dari kantornya ke toko atau penjual lain.

Hanya, sukses awal yang diraih Jikalau, terbilang hanya sekejap mata. Pasalnya, Misalkania yang menarik embargo dan memberikan layanan terbaik untuk sang suami mulai membicarakan keinginannya untuk punya rumah sendiri, kepingin memiliki setidaknya sebuah mobil pribadi dan amggaran belanja yang ditingkatkan, karena kepingin sering ke mall , makan di luar dan sebagainya, karena sang isteri juga ingin meningkatkan gaya hidup yang setara dengan mereka yang punya banyak duit.

Wadddaaaau.... gak mungkin, kan, Jikalau tidak pusing jika sang isteri kembali mengancam akan melakukan embargo lebih dahsyat, karena selain tidak bersedia melayani goyang juga tak bersedia tidur seranjang. Meski masih boleh bobo sekamar , Jikalau gak diizinkan bobo seranjang.

Benar benar kacau beliau, kan, jika sang isteri hanya bisa dipandang dan diajak bicara tapi tak berkenan memberi hal terindah di saat Jikalau kepingin terbang malayang ke angkasa raya?




Bersambung....

0 Response to "KETIKA UMPAMA TIDAK SUKA JIKALAU"