PANTUN : PENGANTIN BARU






oleh : Oesman Ratmadja


Kan cuma bawa rantang, kenape buru buRU
Emangnya kalo nanti kecapean nggak leMAS
Diiih.. mentang mentang masih pengantin baRU
Belum bedug subuh sudah tiga kali keraMAS

Menyaksikan pertandingan yang makin seRU
Suporter teriak dan spontan melonjak lonJAK
Diiih... mentang2 masih jadi pengantin baRU
Suami baru pulang kerja sudah langsung diaJAK

Katanya, kalau masih punya rasa cembuRU
Tandanya pasangan takut kehilangan cinTA
Katanya, siapapun yang masih pengantin baRU
Tiap ada peluang, selalu berebut saling minTA

Bukan minta agar diajak memanah rembuLAN
Juga bukan minta diajak nonton karapan saPI
Yang diinginkan cuma senggol senggoLAN
Karena masa bulan madu adalah masa raih hePI

Meralat diperlukan jika memang ada yang keliRU
Tapi kalau ada lalat yaa harus segera diuSIR
Alangkah indahnya saat masih jadi pengantin baRU
Sebab, saat berduaan kapan saja selalu berdeSIR

Masa' sih bangku berubah fungsi jadi meJA
Emangnya mau dari pns dijadikan pengangguRAN
Wajar aja kalau pengantin baru terus bermanja manJA
Yang penting, biaya buat bulan madu gak keleleRAN

Hati hati saat memanjat pohon piNANG
Lengah sedikit bisa jatuh tak terkendaLI
Indahnya saat pengantin baru tetap dikeNANG
Meski sekarang yang sering malah dikibuLI



0 Response to "PANTUN : PENGANTIN BARU"